Pelatih AREMA

Arema merupakan klub yang sejak awal dikelola secara profesional, karena kebesarannya, Arema pernah dihuni pelatih-pelatih yang berprestasi baik di nasional maupaun internasional, berikut nama-nama pelatih yang pernah mengarsiteki Singo Edan :

Nama                       Kebangsaan               Tahun

Sinyo Aliandoe           Indonesia                   1987-1989
Andi M Teguh (Alm)   Indonesia                   1989-1992
M Basri                     Indonesia                   1992-1993, 2000
Gusnul Yakin             Indonesia                   1993-94, 1995-96, 1997-98, 2003, 2008-09
Halilintar Gunawan     Indonesia                   1994-1995
Suharno                    Indonesia                   1996-97
Hamid Asnan (Alm)    Indonesia                   1998
Winarto                     Indonesia                   1998-1999
Daniel Rukito             Indonesia                   2001-2002
Terry Wetton             Australia                     2003
Henk Wullems           Belanda                      2003
Benny Dollo               Indonesia                   Akhir 2003 - September 2006
Miroslav Janu             Czech Republic          2006- Januari 2007
Bambang Nurdiansyah  Indonesia                2008 (5 bulan)
Robert Rene Alberts     Belanda                   2009 - 2010

Berdiri.nya AREMA

Arema Indonesia adalah sebuah klub sepak bola yang berada di Kota Malang, Jawa Timur, Indonesia. Arema didirikan pada 11 Agustus 1987, Arema mempunyai julukan "Singo Edan" . Mereka bermain di Stadion Kanjuruhan dan Stadion Gajayana. Arema Indonesia memiliki suporter atau fans tim berjuluk Aremania. Aremania tidak hanya berada di wilayah Malang Raya, tapi sudah menyebar di Indonesia dan dunia. Mereka memiliki fanatisme dan loyalitas yang tinggi dalam memberikan motivasi kepada timnya. Aremania juga menjadi bagian penting sebagai media berpromosi, sekaligus potensi pengembangan bisnis. Aremania juga menjunjung tinggi sportifitas, hingga dinobatkan sebagai kelompok supporter terbaik di Indonesia oleh PSSI ( Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia).

Pendiri Arema adalah almarhum Mayjen TNI ( Purn) Acub Zainal, seorang jenderal yang kebetulan menjabat pengurus administrator Galatama dan Ketua III PSSI era Ketua Umum Syarnubi Said. Acub tertarik mendirikan sebuah klub, setelah bertemu dengan Ovan Tobing, Humas Persema ( Persatuan Sepakbola Malang) – klub sepak bola yang dibiayai Pemerintah Kota Malang, untuk menonton laga Persema lawan Perseden Denpasar era tahun 80-an di Stadion Gajayana. Penonton saat itu memenuhi tempat duduk Stadion Gajayana Malang. Melihat antusiasme penonton, Acub minta Ovan Tobing mendirikan sebuah klub bola.

Bersama putera Sang Jenderal, Lucky Acub Zainal, Ovan Tobing serius mendirikannya. Untuk mendapatkan sejumlah pemain, keduanya bertemu dengan Dirk “Derek” Sutrisno (Alm), pendiri klub Armada ‘ 86, sebuah klub sepak bola lokal yang kebetulan sedang dihimpit kesulitan dana, namun memiliki sejumlah pemain yang cukup tangguh. Lantas, Acub Zainal bersama putranya mengambil alih dan berusaha menyelamatkan Arema`86 supaya tetap survive. Setelah diambil alih, nama Arema`86 akhirnya diubah menjadi Arema dan ditetapkan pula berdirinya Arema Galatama pada 11 Agustus 1987 sesuai dengan akte notaris Pramu Haryono SH–almarhum–No 58. Dari pendirian bulan Agustus itu muncul ide membuat logo tim, dipilihlah simbol Singa yang identik dengan Leo sesuai horoscop bulan kelahirannya.

Asal usul nama AREMA

Di beberapa entri selanjutnya, saya akan membahas tentang sejarah AREMA

Konon nama Arema, kali pertamanya muncul dalam legenda kidung Harsawijaya yang menuliskan kisah sepak terjang Patih Kebo Arema saat Kerajaan Singosari diperintah Raja Kertanegara. Singosari kini menjadi salah satu nama kecamatan di wilayah Kabupaten Malang.

Patih Kebo Arema, merupakan abdi kerajaan Raja Kertanegara yang menumpas pemberontakan Kelana Bhayangkara, seperti tertuang dalam tulisan kidung Panji Wijayakrama, termasuk menghancurleburkan upaya pemberontakan Cayaraja seperti ditulis dalam Kitab Negarakertagama.

Patih Kebo Arema, juga berperan aktif dalam perluasan wilayah Raja Kertanegara, bersama Mahisa Anengah, Kebo Arema berhasil menaklukkan Kerajaan Pamalayu yang berpusat di Jambi Sumatera Selatan, termasuk berhasil menguasai Selat Malaka. Sayang, sejarah tentang semangat Kebo Arema tidak terdokumentasi dengan apik.

Dekade tahun 80-an, kembali muncul trend sebutan kebanggaan nama Arema. Sampai saat ini, belum diketahui asal usul nama tersebut, juga apakah menurut sejarah Kebo Arema. Namun, Arema seakan saat itu menjadi identitas, yang merupakan kepanjangan singkatan dari Arek Malang. Nama Arema dalam perjalanannya hingga kini, menjadi ikon atau identitas bersama masyarakat Malang Raya.

Liverpool terancam terpotong 9 poin

Kisruh internal antara pemilik Liverpool -Tom Hicks dan George Gilliett- dengan calon pembeli baru bakal memakan korban. Sebab kini poin The Reds terancam dipotong sembilan angka jika The Kop Holding -perusahaan milik Gillet dan Hicks- gagal membayar utang pada The Royal Bank of Scotland.

Seperti dilansir Press Association Sport, Kamis 7 Oktober 2010, kedua pemilik itu wajib membayar £280 juta dan tenggat waktu jatuh pada 15 Oktober. Selain terancam pemotongan poin, The Reds juga diancam masuk pengadilan Tata Usaha.

"Belum pasti apakah sembilan poin ini bakal jadi penalti. Tapi ini menjadi salah satu resiko (yang dipertimbangkan)," ujar seorang sumber di Premier League.

Jika benar terjadi maka Liverpool makin terpuruk di zona degradasi Liga Inggris. Saat ini saja Steven Gerrard cs cuma menuai enam poin dari tujuh pertandingan. Menjadikan mereka satu strip di atas posisi juru kunci.

Ancaman ini harus dilakukan mengingat Gillet dan Hicks juga mencegah investor baru untuk mengambil alih. Adalah New England Sports Ventures (NESV) yang berniat membeli saham The Reds dengan nilai £300 juta.

Sebagai langkah 'pencegahan', Gillet dan Hicks malah memecat Managing Director Christian Purslow dan Direktur Komersil Ian Ayre. Hicks mengganti Purslow dengan anak kandungnya sendiri, Mack Hicks, dan tokoh senior di Hicks Holdings, Lori McCutcheon.

Langkah ini ditentang oleh Chairman Liverpool Martin Broughton. Tokoh yang baru ditunjuk menempati posisinya pada April 2010 ini berjanji akan membawa masalah di atas ke Pengadilan Tinggi. Sidang pertama dijadwalkan akan berlangsung pekan depan.

Van der Sar pensiun dari MU

Rencana pensiun kiper Manchester United, Edwin van der Sar tampaknya tak bisa ditunda-tunda lagi. Van der Sar akan gantung sarung tangan di akhir musim ini.

Menurut Manchester Evening News, kiper asal Belanda yang akan berusia 40 pada bulan depan ini, membidik Piala FA sebagai prestasi terakhirnya. Van der Sar direkrut MU dari Fulham pada 2005.

“Saya pikir, Ed telah siap pensiun dan menyebut ini sebagai musim terakhirnya,” kata Eric Steele, pelatih kiper Setan Merah.

“Ia profesional yang hebat, perasa, pintar dan tahu kapan saat untuk berhenti. Ia tak butuh saya atau manajer untuk bilang bahwa waktu pensiunnya telah datang. Ia akan tahu dengan sendirinya,” lanjut Steele.

Menurut Steele, Piala FA menjadi target VDS sebelum pensiun. Karena ia sudah memenangi hampir semua gelar bergensi bersama MU.

“Saat kami ingin merotasi kiper, Mr Van der Sar minta kepada Bos agar selalu dimainkan di Piala FA,” tutur Steele.

Sejak bergabung dengan tim Alex Ferguson, Van der Sar telah memenangi tiga trofi Premier League, 1 Piala Champions, 1 Piala Liga Inggris (Carling Cup), Piala Dunia Antarklub serta menjadi Kiper Terbaik UEFA 1998.

Duo Milan berlomba untuk dapatkan Kaka

Rivalitas dua klub sekota, AC Milan dan Internazionale Milan sepertinya akan semakin memanas. Keduanya kini tengah berebut mendapatkan bintang Real Madrid Ricardo Kaka.

Seperti dilansir Panorama, Rabu 6 Oktober 2010, Inter saat ini di atas angin setelah klub milik Massimo Moratti ini telah melakukan negosiasi dengan manajemen Madrid. Nerazzurri ingin memboyong Kaka pada Januari nanti.

Jika Inter tak mampu membeli Kaka tunai, Moratti telah menyiapkan opsi peminjaman selama enam bulan ke Madrid dengan nominal sebesar 25 juta euro disertai opsi permanen tentunya.

Namun harapan Inter memboyong Kaka tetap berpeluang gagal. Pasalnya, Kaka tentu akan mempertimbangkan perasaan fans Milan jika ia benar-benar menyebrang ke rival sekota bekas klubnya itu. Terlebih wakil presiden Milan, Adriano Galliani kini juga tengah berencana memulangkan Kaka setelah Ronaldinho diisukan akan dilego ke Los Angeles Galaxy.

5 buruan Inter

Presiden Inter Milan Massimo Moratti telah menyiapkan dana besar untuk belanja pemain. Gelontoran dana sebesar 100 juta euro dipersiapkan sang supremo pada bursa transfer Januari nanti.

Allenatore Rafael Benitez sepertinya akan dimanja dengan suntikan dana besar dari Moratti setelah jawara Serie A itu tak banyak melakukan pergerakan di bursa transfer musim panas lalu.

Seperti dilansir Corriere dello Sport, Kamis 7 Oktober 2010, dana sebesar 100 juta euro ini akan dipergunakan untuk memburu lima bintang termasuk gelandang Real Madrid Ricardo Kaka.

Selain Kaka, Nerazzurri juga tengah membidik gelandang Bayern Munich Bastian Schweinsteiger, bintang Genoa Rodrigo Palacio, bek sayap Borussia Dortmund Marcel Schmelzer dan gelandang Udinese Kwadwo Asamoah.

Moratti tentu tak akan berat menggelontorkan dana besar setelah musim lalu Inter mampu memuaskannya dengan torehan gelar treble di bawah rezim Jose Mourinho. (irv) • VIVAnews
You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "